Penduduk, Masyarakat, dan Kebudayaan
TUGAS INDIVIDU
NPM : 20320286
MATA KULIAH : Ilmu Sosial Dasar
NAMA DOSEN : Dr. Ditiya Himawati, SE., MM.
Penduduk, Masyarakat, dan Kebudayaan
A. Pendahuluan
Penduduk adalah semua orang yang berdomisili di
wilayah geografis suatu negara selama kurang lebih enam bulan dan atau mereka
yang berdomisili kurang dari enam bulan tetapi bertujuan menetap.
Masyarakat adalah sekelompok orang terhadap sistem
semi-terbuka atau semi-tertutup, di mana sebagian besar interaksi yakni dengan
antara orang-orang terhadap grup berlangsung.
Pengertian budaya dan kebudayaan pada hakikatnya
adalah sama yaitu hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Dalam
kajian Antropologi, budaya dianggap merupakan singkatan dari kebudayaan
sehingga tidak ada perbedaan berdasarkan definisinya. Namun, berdasarkan
penelusuran dari berbagai literatur ada
beberapa pengertian budaya dan kebudayaan.
B. Penduduk dan
Permasalahannya
Ada dua aliran mengenai konsep kependudukan, yaitu
aliran Malthusian dan aliran Neo Malthusian. Aliran Malthusian menyatakan bahwa
penduduk apabila tidak ada pembatasan maka manusia akan terus berkembang biak
dengan cepat dan memenuhi beberapa bagian dari permukaan bumi. Jadi Masalah
Kependudukan dapat diartikan sebagai berbagai persoalan yang menyangkut
masyarakat dalam ruang lingkup yang luas. Masalah Kependudukan bisa disebut
juga sebagai masalah sosial, karena masalah itu terjadi di lingkungan sosial
atau masyakarat.
C. Perubahan
Kebudayaan
Perubahan budaya sebenarnya lebih mengacu pada sebuah
perubahan dalam proses tata sosial dalam masyarakat. Beberapa perubahan budaya
ini termasuk juga perubahan dalam lingkungan, lembaga, perilaku dan juga
hubungan sosial. Selain itu, perubahan budaya juga bisa mengacu pada gagasan
untuk sebuah kemajuan sosial dan juga evolusi sosial dan budaya.
D. Kebudayaan dan Kepribadian
Hubungan kebudayaan dan kepribadian yaitu kebudayaan
itu mempengaruhi (membangun) kepribadian seseorang melalui pendidikan. manusia
menciptakan kebudayaan dan karena kebudayaan itu manusia hidup.
Sumber Refrensi :
https://www.kelaspintar.id/blog/tips-pintar/definisi-dan-konsep-kependudukan-6905
COVID-19 KOTA BEKASI
Pada jumat (25/9/2020), kasus positif Covid-19 di Kota Bekasi masih mengalami peningkatan hingga hari ini. Berdasarkan data yang disajikan website corona.bekasikota.go.id tercatat penambahan kasus positif sebanyak 20 orang dari 1.540 menjadi 1.560 hari ini. Dari jumlah kasus tersebut, sebanyak 1.418 dinyatakan sembuh, 83 meninggal dunia, dan sisanya sebanyak 59 orang menjalani perawatan baik di rumah sakit maupun isolasi mandiri. Adapun kasus suspek tercatat berjumlah 1.594 orang dengan rincian 1.382 selesai diawasi, sementara 212 dinyatakan meninggal dunia. Selanjutnya, untuk kasus kontak erat tercatat sebanyak 5.121 orang dimana 103 diantaranya masih dalam pemantauan sampai hari ini. Jika dilihat dari sebaran kasusnya, Kecamatan Bekasi Utara menduduki peringkat terbanyak dengan total 17 kasus positif aktif, disusul Kecamatan Bekasi Timur 14 kasus positif aktif, dan Bekasi Selatan 7 kasus positif aktif.
Seperti kasus-kasus yang sudah kita lihat, penyebaran virus Covid-19 di Kota Bekasi terus mengalami kenaikan, hal ini mungkin karena kurangnya kepedulian diri pada masing-masing orang, sehingga masih banyaknya orang-orang yang tidak mengikuti protokol Kesehatan secara maksimal, dan sebagian masyarakat belum menyesuaikan diri dengan era adaptasi kebiasaan baru.
Untuk meminimalisir kenaikan virus Covid-19 ini, berikut hal-hal yang dapat kita lakukan, seperti menjalankan protokol Kesehatan dengan cara mencuci tangan dengan air yang mengalir, memakai masker, jaga jarak, menghindari kerumunan dan tetap di rumah, dan masyarakat menerapkan GERMAS (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat).
Sumber Refrensi :

